Tampilkan postingan dengan label Content. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Content. Tampilkan semua postingan

03 Januari 2017

Bermainlah Dengan Keresahan Untuk Menciptakan Ide Tulisan

Sebagai seorang bloger yang juga manusia biasa, saya sering kebingungan untuk menulis apa yang sebaiknya saya tulis di blog saya. Apalagi jumlah blog yang saya miliki tidak hanya satu. #sombong #pamer #nggaya

Dan saya rasa ini juga yang masih menjadi masalah bagi kawan-kawan bloger lainnya.

...miskin ide...

Ide Tulisan
image via pixabay
Ya, masalah ide adalah satu dari ribuan (#lebay) masalah yang menghinggapi seorang bloger. Bahkan saking familiar nya, masalah ide ini menjadi pertanyaan yang pasti ada di sebuah acara-acara seminar blog dan penulisan. Belum lama ini pun ketika saya mengisi pelatihan blog, juga ada pertanyaan itu.

Anehnya saya juga bingung mau jawab apa... wkwkwk. Soalnya saya sendiri juga masih bergumul dengan masalah itu, ide.

Tetapi meski saya juga punya masalah soal ide tulisan, saya enggan untuk menanyakan ke orang lain apa tips-tips nya supaya bisa dapat ide tulisan blog. Karena saya yakin masalah itu sebenarnya timbul dari diri kita masing-masing dan penyelesaiannya pun juga dari kita sendiri, bukan orang lain.

Menemukan Titik Terang...

Dari masalah itu, saya mencoba untuk merenungi. Dan saya tersadar, sebenarnya kuncinya sederhana sekali, yakni Keresahan.

Titik Terang
image via pixabay
Keresahan adalah salah satu kunci untuk mendapatkan ide tulisan. Dan saya baru sadar kalau menulis dengan mendengar keresahan kita sendiri itu justru akan lebih mudah. Dan tulisan ini pun salah satu contohnya. Saya merasa resah mengapa banyak bloger yang masih saja miskin ide, apakah mereka tidak punya keresahan? Akhirnya saya buatlah tulisan ini.

Saya pun mencoba untuk bermain-main lagi dengan keresahan saya. Tulisan saya sebelumnya yang soal Pantaskah Personal Blogger Menerima Content Placement? itu juga bersumber dari keresahan. Saya resah dengan fenomena content placement yang marak menghinggapi para bloger. Akhirnya saya putuskan untuk menuangkannya ke dalam tulisan.

Nah, akan tetapi keresahan yang timbul dalam diri itu tidak bisa serta merta dituangkan begitu saja. Kita sebagai bloger terdidik, harus mengolahnya terlebih dahulu. Sehingga jika keresahan itu juga mewakili keresahan kebanyakan orang, maka akan mendapatkan kemudahan setelah membaca tulisan.

Jadi pastikan ketika sudah menemukan keresahan, ambil poin utama dari keresahan itu. Lalu carilah solusi dari keresahan itu. Solusi bisa diambil dari berbagai sumber, bisa pemikiran pribadi, data-data valid yang memang sudah ada di lapangan, atau bisa juga komentar orang tapi yang positif.

Bagi personal bloger, menulis yang bersumber dari keresahan ini justru sangat positif. Karena akan menambah personal touch dari blog personalnya. Tapi untuk blog-blog dengan tema lain pun juga bisa saja.

Misalnya belum lama ini saya punya keresahan tentang gaya hidup orang yang mulai pengen memiliki kamera DSLR/Mirrorless. Dari keresahan itu, akhirnya saya mendapatkan solusi dan menuliskannya di blog tekno saya dengan judul "Ini Yang Perlu Kamu Miliki Setelah Membeli Kamera DSLR/Mirrorless".

Iya, saya tidak resah tentang apa yang harus dimiliki setelah memiliki kamera DSLR, tetapi justru dari keresahan melihat fenomena yang sudah disebutkan tadi jadi muncul solusi seperti itu.

Terlihat sepele, tapi sebenarnya perlu dilatih juga. Karena keresahan ini soal rasa...

Demikian sedikit sharing dari saya, ini bukan sharing dari master untuk newbie, karena saya pribadi bukanlah master yang sudah bisa berdikari. Saya hanya bloger biasa yang tak luput dari berbagai prasangka dan masih mencoba untuk belajar dari kehidupan yang penuh ketidakpastian.

Jika ada masukan lain, silahkan berikan melalui kolom komentar, apabila dirasa ada manfaatnya bisa dibagikan ke sanak saudara, dan jika ingin mengikuti saya bisa follow blog ini, scroll terus aja ke bawah terus follow.

Matur suwun,
S Adi Firmansyah

21 Januari 2016

Membuat Artikel Bercabang

Salah satu kendala bagi blogger adalah bingung mau nulis apa, ya kan? Itu wajar, tapi yang nggak wajar kalau kita cuma diam nggak mau nyari solusinya.

Jika mau berusaha, sebenarnya banyak sekali ide tulisan yang bisa kita dapatkan dari sekitar kita. Sayangnya, kita kadang nggak sadar dan kurang peka. Nah, disinilah blogger ditantang untuk lebih peka terhadap keadaan sekitar dan apapun yang sedang dilihat, didengar, bahkan diterawang. :))

Kepekaan untuk mengasah indra-indra yang ada di dalam diri kita, akan memunculkan ide-ide tulisan yang beragam.

Jadi nggak bakal ada yang namanya buntu ide lah, bingung mau nulis apalah atau apalah...

Kalau sudah peka, diri kita ketika mendapatkan respon dari luar akan menangkapnya menjadi ide-ide tulisan. Dan...satu ide tulisan bisa dijadikan berbagai macam tulisan artikel. Di sini aku menyebutkan "Artikel Bercabang".

Artikel Bercabang

Misalnya gini, aku lagi nonton tv, ternyata ada berita soal gaya fashion pria kekinian yang pakai sepatu sneakers. Di situ aku mendapatkan ide soal "Sneakers".

Dari satu topik itu, yakni sepatu sneakers, aku bisa membuat artikel bercabang dari obyek utama, "Sepatu Sneakers".

Untuk bisa membuat artikel bercabang, selain ide utama tadi yang harus dimiliki juga kreativitas. Kreativitas untuk membuat cabang-cabang baru dari satu ide ini.

Ide utama itu aku ibaratnya suara dari alam petunjuk dari Tuhan, selebihnya baru aku yang mengembangkannya. Masak mau minta terus, manja ah...

Dari ide utama "Sneakers" ini aku bisa mendapatkan beberapa pilihan judul/topik lagi yang merupakan cabangnya, seperti :

  • Kenapa Kok Dinamakan Sepatu Sneakers?
  • Perkembangan Sepatu Sneakers di Indonesia
  • Brand Lokal Sepatu Sneakers
  • Tips Merawat Sepatu Sneakers
  • Bedanya Sepatu Sneakers dengan Sepatu ....
  • Tips Membeli Sepatu Sneakers
  • dan lain-lain

Lihat...dari satu ide saja bisa menghasilkan berbagai macam judul/topik yang bisa dibuat artikel.

Nah, jika semua semua artikel tersebut sudah dibuat, tentu bisa kita manfaatkan salah satu cara SEO yakni internal link. Artikel-artikel di atas sangat berkaitan, dan kita bisa memberikan link dari satu artikel ke artikel lain. Sehingga, artikel yang kita buat paling tidak sudah teroptimasi.

Membuat artikel bercabang itu mudah sekali, yang penting adalah mendapatkan ide utama. Ide itu didapatkan dari kepekaaan kita, selanjutnya diteruskan dengan kreativitas kita masing-masing.

Jika sudah terbiasanya, maka akan semakin mudah dalam mendapatkan topik-topik artikel yang akan kita gunakan untuk mengisi blog.

Sekali lagi, ini hanyalah opini dari aku pribadi, tidak bermaksud menggurui. Jika benar silahkan diambil manfaatnya, jika salah mohon dikoreksi kesalahannya. Selamat Ngeblog!

Follow This Blog!